Cara Mengatur Portofolio Saham Agar Bisa Mencetak Profit di Market (europeanfinancialreview.com)
Cara Mengatur Portofolio Saham Agar Bisa Mencetak Profit di Market (europeanfinancialreview.com)

Cara Mengatur Portofolio Saham Agar Bisa Mencetak Profit di Market

Kesuksesan Anda untuk mencetak profit di sebuah market tidak akan pernah terlepas oleh trader guna mengatur portofolio saham (manajemen). Sebaik dan sebagus apapun itu analisa saham yang dilakukan, jika Anda tidak bisa mengatur portofolio, maka akan kesulitan dalam memaksimalkan profit.

Ini merupakan sebuah daftar saham yang sedang Anda miliki dan berada di portofolio trading pribadi Anda. Lalu bagaimana cara mengaturnya supaya dapat meraih profit yang maksimal? Apakah manajemen portofolio itu sangat penting? Simak penjelasan berikut Ini.

Portofolio Saham dan Cara Mengaturnya dengan Beberapa Langkah

Manajemen portofolio ini sangat penting dan harus selalu ada karena dengannya bisa mengatur segalanya. Jika Anda tidak mengaturnya, maka trading yang sedang Anda jalankan tidak bisa berjalan maksimal dan akan menyebabkan kekacauan. Sedangkan manajemen portofolio ini bisa mengatur seperti:

  • Menghindari adanya overtrading
  • Jumlah saham yang ideal simpan dalam portofolio
  • Mampu menghindari untuk membeli banyak saham
  • Bisa memantau usaha
  • Manajemen modal untuk alokasi saham, dan masih banyak lagi.

Jika tidak adanya portofolio tersebut pada saat membeli saham yang sangat banyak, akhirnya akan kesulitan dalam memantaunya. Pasalnya, hal-hal seperti ini juga sering terjadi oleh beberapa trader saham karena tidak mampu mengatur portofolio dengan benar.

Selain itu, memahami analisa saham merupakan hal utama bagi trader, sehingga jangan sampai Anda menyepelekan mengatur portofolio. Masih bingung caranya? Berikut langkah yang bisa Anda lakukan!

Menetapkan Jumlah Saham

Cara mengatur portofolio saham yang pertama adalah Anda sebaiknya membeli saham jangan langsung banyak, misalnya seperti 3 saham dulu. Karena bagi trader terutama pemula pastinya belum mempunyai pelanggan banyak yang berpengalaman.

Jadi saat Anda sedang memegang saham yang banyak, maka Anda bisa kesulitan saat memantau saham yang dibeli. Tentunya hal ini tidak akan memberikan hasil untuk trading Anda.

Misalnya saja Anda sudah mampu mengelola hingga tiga saham. Nah, kini barulah Anda dapat mempertimbangkan kembali untuk menambah saham. Sebaiknya jumlah saham paling maksimal di portofolio adalah harus disesuaikan juga dengan psikologis masing-masing.

Menetapkan Batasan

Dengan portofolio saham, maka bisa menetapkan batasan jadi ketika trader sudah mulai memperoleh profit. Biasanya juga akan cenderung ketagihan dalam melakukan transaksi trading. Sebenarnya tanpa disadari, trader sudah ada di dalam posisi yang tidak objektif untuk menganalisa karena hanya didasarkan pada keinginan untuk mendapat untung.

Jika saham yang Anda beli bermasalah, tentunya hal ini akan menyebabkan kesehatan portofolio menjadi berbahaya. Sehingga sebaiknya Anda harus bisa membatasi jumlah trading di dalam sehari.

Salah satu tujuan untuk menetapkan batasan trading ini adalah agar Anda tidak akan overtrading. karena overtrading juga bisa meningkatkan akan risiko kerugian terutama di market.

Prioritaskan di Portofolio Saham

Anda memang boleh saja untuk membeli saham gorengan maupun jenis saham yang memiliki risiko tinggi, namun kurang likuid. Ada baiknya jika Anda harus memprioritaskan saham yang bagus agar mudah untuk dianalisis akan pergerakannya.

Bila komposisi modal Anda lebih domain di saham yang bagus, maka Anda dapat memperkecil risiko trading. Lalu meningkatkan adanya peluang profit yang konsisten lagi di market.

Pasalnya, ada banyak trader yang mengalami kebangkrutan akibat gegabah dalam membeli saham dengan risiko yang besar. Di mana dalam portofolio saham mereka diisi hampir 100% jenis saham gorengan maupun warna. Jadi Anda harus bisa memperhatikan komposisi saham yang ingin Anda beli.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *