berapa lama pencairan dana asuransi bumiputera

Nasabah Bertanya-tanya Berapa Lama Pencairan Dana Asuransi Bumiputera, Ini Faktanya

Akibat aset Bumiputera drop, perusahaan terancam gagal bayar klaim polis asuransi nasabahnya yang mencapai 2,1 triliun. Bahkan nasabah bertanya-tanya berapa lama pencairan dana asuransi Bumiputera miliknya yang seharusnya sudah cair. Sebelumnya, laman resmi Bumiputera menyebutkan, adanya penjadwalan ulang pembayaran klaim nasabah, sehingga terjadi terlambat dari waktu seharusnya.

Dalam situs resminya menyebut klaim yang disetujui lebih dari 30 hari pembayaran belum dilakukan maka nasabah berhak mengambil jalur hukum. Lalu bagaimana nasib dengan nasabah yang klaim polisnya tak kunjung cair dalam waktu lama.  Tak sedikit diantaranya bergantung pada klaim ini, berikut beberapa fakta tentang kasus molornya pencairan klaim Bumiputera:

1. Nestapa Nasabah Asuransi Bumiputera yang Dicuekin Manajemen dan Dibiarkan OJK

AJB Bumiputera terancam mengalami gagal bayar, terlebih jumlah nasabah yang berpotensi tidak cair dananya mencapai jutaan orang. Laporan Bank Dunia menyebutkan, sekitar tujuh juta nasabah Bumiputera dengan lebih dari 18 juta polis potensial terkena gagal bayar. Dimana, sekitar tujuh juta orang kemungkinan tidak bisa menerima uangnya, meski polisnya jatuh tempo.

2. Tiada Kepastian Pencairan Dana Nasabah

Korban yang masa kontrak polisnya hingga 1 Januari 2019 tidak mendapat kepastian harus menunggu berapa lama pencairan dana asuransi Bumiputera. Walau telah mendatangi kantor cabang Bumiputera Kota Tangerang untuk meminta kepastian. Awalnya dirinya terdaftar asuransi di Kantor Cabang Bumiputera BSD City namun Kantor tersebut sudah ditutup sejak 2019.

Hal tersebut membuat semua pelayanan nasabahnya dialihkan ke kantor cabang di Kota Tangerang. Pihak Bumiputera menuturkan waktu pencairan klaim tidak bisa dipastikan kapan, apakah tahun depan 2021 atau sekarang. Korban hanya menerima secarik kertas yang menginformasikan klaim sudah diajukan dan disetujui oleh kantor wilayah serta kantor pusat Bumiputera.

3. OJK Sangat Lambat Merespons Aduan Nasabah

Berdasarkan data dari beberapa sumber, hingga 31 Desember 2018, asuransi Bumiputera tercatat mengalami defisit lebih dari 20 triliun. Hal ini akibat dari aset Bumiputera drop menjadi 10,28 triliun sedangkan liabilitasnya sebesar 31 triliun. Sehingga ada selisih antara aset dan kewajiban sebesar 20,7 triliun.

Pada Juli lalu, salah satu nasabah mengadukan masalahnya ke Otoritas Jasa Keuangan melalui email resmi pengaduan. Menurut nasabah yang namanya dirahasiakan ini, dirinya sudah menanyakan kembali nasib uangnya ke kantor Bumiputera. Namun, hingga hari ini belum ada perkembangan mengenai kepastian waktu pencairan klaimnya.

4. Pemegang Polis PT Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera 1912 Berdemo Menuntut Pencairan Klaim

Salah satu koordinator aksi, Syakur Usman, mengatakan sekitar seratus orang terlibat dalam aksi pada 23 Februari lalu. Pemegang polis ini mengenakan kaos berwarna biru bertuliskan Korban Asuransi Bumiputera dilengkapi spanduk kertas bertuliskan tuntutan terhadap perusahaan. Aksi demo ini merupakan lanjutan setelah para nasabah menemui bos Bumiputera pada Agustus tahun sebelumnya.

5. Nasabah Berani Buka Suara Soal Duitnya Tak Kunjung Cair

Sebut saja Budi, ayah dua anak ini masih geram karena polis asuransi pendidikannya tak kunjung cair, meski telah habis kontrak. Padahal polis tersebut diandalkan untuk membayar biaya kuliah tahun pertama anak sulungnya pada Agustus lalu. Sejak kontraknya habis, Budi rajin menyambangi kantor cabang AJB Bumiputera di Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Hampir setiap pekan menanyakan nasib uangnya, namun hanya kabar tak menyenangkan yang diterimanya tanpa kepastian waktu pembayaran polisnya. Asuransi Bumiputera diketahui gagal bayar alias tidak mampu membayar uang pertanggungannya akibat kesulitan keuangan. Polis asuransi pendidikan anak keduanya senilai puluhan juta juga terancam bernasib sama dengan polis pertamanya.

Demikian sedikit ulasan mengenai fakta yang terjadi di lapangan sebab tidak ada kepastian berapa lama pencairan asuransi Bumiputera hingga kini. Padahal ratusan nasabah menggantungkan nasibnya pada polis asuransi yang rajin dibayarkan. Tentu tak ada yang menginginkan hal buruk terjadi, namun pihak terkait harus memberi kejelasan agar nasabah merasa tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *